Miss V Bengkak saat Hamil

Posted on

Keluhan-keluhan wanita saat hamil memang sangat bermacam-macam dan terkadang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Hal tersebut wajar saja, karena masa-masa kehamilan tentu berbeda dengan masa-masa sebelum hamil, baik fisik maupun psikis. Perubahan-perubahan yang terjadi pada fisik sangat nampak terlihat, sedangkan pada psikis biasanya terjadi perubahan mood yang tidak menentu. Selain perubahan pada payudara, perut, dan bagian-bagian tubuh yang umum, terdapat pula keluhan pada daerah organ intim kewanitaan, yaitu vagina. Pada beberapa kasus, wanita mengalami pembengkakan pada daerah vagina.

Pada saat kehamilan terjadi, kondisi di sekitar area vagina menjadi lebih sensitive dibandingkan saat sebelum hamil. Terkadang bibir vagina menjadi membesar dan bengkak sejalan dengan usia kehamilan yang semakin tua. Tetapi rahim di tutupi oleh selaput lendir yg menjaga sperma atau bakteri masuk menuju janin, sehingga tidak mengganggu janin di dalam kandungan.

Ini dia 100 Tips Cara Cepat Hamil yang dikaji mendalam.
Khusus bagi Anda yang ingin segera memiliki momongan.
Maksimalkan Promil Anda Sekarang! » LIHAT DI SINI «

Tidak jarang pula wanita mengeluhkan masalah vagina saat hamil, yaitu varises vagina. Varises adalah pembuluh darah balik di bawah kulit atau selaput lendir yang melebar dan berkelok/melingkar akibat kelainan katup dalam pembuluh darah balik tersebut. Biasanya varises terjadi pada tangan dan kaki, namun pada beberapa orang dapat terjadi di tempat-tempat lain seperti pada lambung, rectum(usus besar dekat anus), vagina, skrotum, dan vulva (bibir kemaluan). Sekira 20-30% wanita mengalami varises, terutama pada kehamilan. Varises vagina adalah pembuluh darah yang terlihat menggembung di dinding vagina atau terasa menggembung di dalam vagina itu sendiri, sehingga membengkak.

Penyebab varises vagina dan vulva ini terutama karena tekanan dari uterus pada vena hipogastrikus dan iliaka. Usus besar yang terlalu penuh akibat sembelit juga merupakan faktor penting dalam timbulnya masalah ini. Selain itu meningkatnya hormon selama kehamilan akan membuat dinding pembuluh darah melemah yang menyebabkan terjadinya pembesaran.

Dengan demikian, anda perlu memeriksakan diri ke dokter terdekat untuk menjaga atau mencegah kemungkinan adanya infeksi vagina oleh bakteri ataupun jamur. Infeksi bakteri atau jamur perlu mendapatkan pengobatan yang tepat untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan terhadap kehamilan, seperti memicu terjadinya kontraksi rahim, ketuban pecah dini, bayi lahir prematur, dan lain sebagainya.

Tapi saya tak mau menyerah. Saya lakukan semua usaha dan cara.
Akhirnya SAYA HAMIL. Alhamdulillah.. Ini yang saya lakukan!. » LIHAT DI SINI «