Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Posted on

Apakah proses terjadinya kehamilan sangat mudah? Ternyata proses kehamilan sangatlah tidak semudah dengan apa yang kita pikirkan, saat proses kehamilan terjadi banyak proses yang harus dilewati. Ketika sepasang suami istri melakukan hubungan intim maka akan terjadi kehamilan, mengapa bisa seperti itu? Saat terjadi hubungan intim sel sperma yang masuk kedalam rahim seorang perempuan akan membuahi sel telur yang sudah matang. Seorang suami rata-rata menghasilkan air mani sebanyak 3 cc, setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta buah sel spermasehingga jutaan sel sperma ini akan melintasi rongga rahim, saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim

Banyak yang belum diketahui proses terjadinya kehamilan salah satunya pembuahan pada saat masa ovulasi. Mengapa harus masa ovulasi? Pada saat ovulasi lendir yang berada didalam leher rahim menjadi lebih cair sehingga sperma lebih mudah untuk masuk menembus ke dinding rahim. Sperma yang bergerak menuju tuba falopi yang berbentuk corong membutuhkan waktu selama 5 menit, hal ini dapat mempermudah pembuahan dan pembentukan zigot.

Ini dia 100 Tips Cara Cepat Hamil yang dikaji mendalam.
Khusus bagi Anda yang ingin segera memiliki momongan.
Maksimalkan Promil Anda Sekarang! » LIHAT DI SINI «

Bagaimana Proses Terjadinya Kehamilan?

Pada proses terjadinya kehamilan inti sel telur yang sudah mengeras karena sudah dibuahi akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian setelah menempuh waktu 30 jam. Setelah terjadi pembelahan 20 jam kemudian inti sel telur ini akan kembali membelah menjadi empat bagian, setelah terjadi pembelahan beberapa hari kemudain sel akan sampai pada bagian uterus. Dalam waktu satu minggu akan mendapatkan hasil suatu massa sel yang berbentuk ola atau blastosis yang beberapa hari kemudian akan menempel kedalam endometrium.

Selama dua sampai empat minggu pertama terjadi perkembangan, blastosis akan mendapatkan nutrien dan endometrium. Saat masa perkembangan akan terjadi pembentukan plasenta yang merupakan organ yang berbentuk cakram yang mengandung pembuluh darah dan embrio. Dengan melewati plasenta inilah, embrio akan mendapatkan nutrien dari maternal dan disini pula terjadi pertukaran gas respirasi dan pembuangan zat sisa metabolisme embrio. Darah dari embrio mengalir ke plasenta melalui arteri tali pusar dan kembali melalui vena pusat dan melewati hati embrio.

Tapi saya tak mau menyerah. Saya lakukan semua usaha dan cara.
Akhirnya SAYA HAMIL. Alhamdulillah.. Ini yang saya lakukan!. » LIHAT DI SINI «