Memberi Rangsangan pada Refleks Bayi

Posted on

Perilaku gerak pada anak sudah muncul saat masih dalam kandungan ibu dan bulan  pertama setelah lahir. Sebagian besar gerak yang dilakukan anak masih bersifat refleks, artinya setiap gerakan dilakukan tidak secara sengaja, namun sebagai respon terhadap  rangsangan tertentu. Contoh, apabila diberikan rangsangan berupa sentuhan pada telapak  tangan bayi, maka telapak tangan tersebut akan menutup. Hal ini akan terus menerus dilakukan oleh bayi apabila mendapat rangsangan yang sama. Jadi gerakan refleks dilakukan  secara tidak sengaja oleh bayi, namun sebagai upaya tidak sadar yang dilakukan oleh bayi.

Sudah menjadi tugas orang tua untuk memberikan yang terbaik dalam proses tumbuh kembang buah hati tercinta. Agar keterampilan motorik bayi tumbuh dan berkembang secara optimal, Anda perlu memahami tahap-tahap perkembangannya dan memberikan stimulasi (rangsangan) yang tepat sesuai dengan tahapan usia bayi. Hal ini penting karena jika terjadi keterlambatan atau gangguan pada kemampuan motoriknya bisa segera terdeteksi dan dikoreksi.

Pada saat ini refleks tubuh bayilah yang bekerja sempurna. Gerakan refleks adalah gerakan-gerakan yg terjadi secara otomatis, tanpa bayi sadari. Seiring dengan waktu gerak refleks ini akan tergantikan dengan gerak motor kasar.

Beberapa stimulus atau rangsangan yang dapat anda berikan pada bayi adalah sebagai berikut:

  • Refleks Moro (Moro reflex)

Refleks ini berbeda dengan refleks lainnya yang termasuk dalam ketegori gerakan motorik. Menurut para ahli, refleks moro ini termasuk reaksi emosional yg timbul dari kemauan atau kesadaran bayi dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu yg singkat. Refleks moro ini timbul ketika bayi dikejutkan secara tiba-tiba atau mendengar suara yang keras. Bayi melakukan gerakan refleks dengan melengkungkan punggungnya dan mendongakkan kepalanya ke arah belakang. Bersamaan dengan gerakan tersebut, kaki dan tangan bayi digerakkan ke depan. Reaksi yang berlangsung sesaat ini pada umumnya diiringi dengan tangisan yang keras.

  • Refleks menghisap (sucking reflex)
    reflex menghisap bisa dilakukan bayi ketika Anda menyentuhkan puting susu ke ujung mulut bayi. Oleh karena itu latihlah terus menerus agar bayi anda bisa menghisap dengan baik, sehingga kebutuhan nutrisi ASI menjadi cukup.
  • Refleks menggenggam (palmar grasp reflex)
    Bayi Anda akan otomatis menggenggam jari Anda ketika Anda menyodorkan jari telunjuk kepadanya. Untuk merangsangnya, anda bis memberikan jari-jari anda pada telapak tangannya, atau bisa anda gunakan pensil dan sebaainya.
  • Refleks leher (tonic neck reflex)
    Akan terjadi peningkatan kekuatan otot (tonus) pada lengan dan tungkai sisi ketika bayi anda menoleh ke salah satu sisi. Rangsangan yang dapat diberikan adalah dengan memanggil atau member suara-suara yang kiranya bayi akan merespon dari salah satu arah saja. Misalnya berada di sebelah kanan bayi dan posisi agak jauh, sehingga bayi akan menoleh kea rah munculnya suara.
  • Refleks mencari (rooting reflex)
    Ketika pipi bayi anda disentuh maka otomatis mulutnya akan terbuka dan memalingkan wajahnya ke arah sentuhan. Berikan rangsangan dengan cara menyentuh salah satu pipi bayi menggunakan jari atau tangan anda, pastikan dalam keadaan bersih.

Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!