Deteksi Dini Kanker Serviks

Posted on

Kanker serviks ini disebabkan oleh Human Papilloma Virus atau yang disingkat HPV. Virus ini bersifat onkogenik (menyebabkan kanker).   HPV ini ditularkan melalui hubungan seksual dan melalui penggunaan barang pribadi yang bersamaan, misalnya penggunaan handuk bersama, pakaian bersama. 

Sangat penting melakukan deteksi sedini mungkin kanker serviks untuk pencegahan terhadap kelanjutan terjadinya kanker serviks ini. Metode-metode tang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks adalah dengan pemeriksaan Paps Smear dan juga IVA (Inspeksi Visual Asam asetat.

  1. Inspeksi Visual Asam Asetat.

Metode IVA pertama kali ditemukan oleh Sankaranarayanan dkk. Deteksi dengan metode IVA ini sangat cocok diaplikasikan di Negara berkembang karena selain murah , mudah, efektif, tidak invasive, juga dapat dilakukanlangsung oleh dokter, bidan atau paramedik. Haslinya pun langsung bisa didapat , dan sensitivitas serta spesifitasnya cukup baik. Kriteria pemeriksaan IVA atau hasil pemeriksaan IVA, dikelompokkan sebagai berikut :

  • Normal
  • Radang/ servisitis adalah gambaran tidak khas pada mulut rahim akibat infeksi, baik akut maupun kronis pada mulut rahim.
  • IVA positif/ ditemukan bercak putih, berarti ditemukan lesi prakanker.
  • Curiga kanker serviks.

Pemeriksaan IVA ini merupakan program skrining untuk menemukan tahap prakanker serviks. Hal ini penting karena sampai saat ini masih banyak ditemukan kanker serviks pada stadium lanjut. Kolposkopi merupakan pemeriksaan lanjutan yang lebih detail untuk konfirmasi dari hasil pap smear, juga setelah pemeriksaan IVA test.

  1. Pap Smear

Pap smear merupakan metode skrining untuk dapat mendeteksi kanker serviks. Test ini telah terbukti dapat mendeteksi dini terjadinya infeksi virus penyebab kanker serviks, sehingga mampu menurunkan resiko terkena kanker serviks dan memperbaiki prognosis. Adapun anjuran untuk anda yang ingin mencegah sejak dini dapat melakukan pap smear setahun sekali  untuk  wanita yang telah menginjak usia 35 tahun, wanita yang pernah menderita infeksi HPV, wanita pengguna pil kontrasepsi. Lakukan sesering mungkin jika hasil pap smear anda menunjukan tidak normal. Untuk yang akan melakukan pap smear perhatikan ketentuannya agar hasil akurat:

  • Melakukan pap smear pada dua minggu setelah hari pertama haid.
  • Sebelum pemeriksaan sebaiknya tidak menggunakan obat atau bahan herbal pencuci alat kewanitaan.
  • Penderita pasca persalinan dianjurkan datang 6-8 minggu untuk melakukan pap smear.
  • Selama 24 jam sebelum pemeriksaan tidak dianjurkan untuk berhubungan seksual.
Keputihan dan Kista menyebabkan Anda SUSAH HAMIL.. Bau tak Sedapnya sangat Mengganggu!
Atasi dengan CRYSTAL X.. Gratis Kirim ke JABODETABEK, Diskon 30% Ongkos Kirim ke Kota Lain.
Garansi UANG KEMBALI 300% jika barang yang kami kirim PALSU! Beli Sekarang! Klik di Sini!